knowlegebase

Posting ini berdasarkan pengalaman pribadi membuat radio online dengan cara menginstall shoutcast ke VDS milik saya sendiri. Susah-susah gampang sih. :P Nyari-nyari tutorialnya pada ga lengkep. Apa lagi kalau ga ada screenshoot nya. Malah makin bingung juga apa maksud penjelasannya. hehehe Jadi saya bikin biar ga lupa.Kali ini saya akan memberikan tutorial berdasarkan yang saya lakukan saja yah alias pengalaman pribadi. :) Sebelumnya kita siapin dulu keperluannya, yaitu:

  1. VPS (Virtual Private Server) / VDS (Virtual Dedicate Server), untuk akses ke root.
  2. Shoutcast server. Kebetulan waktu itu saya pernah mencoba install shoutcast server versi yang terbaru. Tapi gagal terus, alias kebingungan settingan sana sini nya. Saya cari versi lama ternyata ada disini http://www.shoutcast2.com/. Saya menggunakan Shoutcast server version 1.9.8 untuk nanti di install.
  3. Pemutar MP3 nya yaitu Winamp dan plugin DSP Shoutcast, versi plugin disesuaikan dengan versi winamp juga yah.
  4. Software PUTTY untuk akses ke ROOT

Sekarang yuk kita praktekin.

1. Masuk ke root menggunakan PUTTY

2. Instalasi dan Konfigurasi Shoutcast server
Biar ga ribet. Kita bikin folder dulu di root. Biar ga berantakan sama file yang lain. Kita bikin folder/dir. nya radio
[root@server ~]# mkdir radio

Masuk ke folder shoutcast
[root@server ~]# cd /root/radio
[root@server radio]#

Download Shoutcast server yang ada di sini langsung ke putty
Tautan[root@server radio]# wget http://www.shoutcast2.com/download/sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz
maka akan seperti ini

Sekarang extract file yang tadi dah di download
[root@server radio]# tar -zxvf sc_serv_1.9.8_Linux.tar.gz

Configurasi
[root@server radio]# vi sc_serv.conf
Akan keluar seperti ini

Ganti terserah kamu yang ini

maxuser 32 password port 8000

Kalu udah diganti, cara melanjutkannya tekan Esc lalu ketik .wq dan enter.
Lanjut lagi :)

Sekarang jalan kan shoutcast nya

[root@server radio]# ./sc_serv sc_serv.conf
Jadi gini

Kalau dah gini berarti kamu dah berhasil install shoutcast server di vps kamu.

Sedikit penjelasan,
Shoutcast kamu yang tadi dah di install ada disini

http://IPSERVER:PORT/index.html

atau

http://domainkamu:port/index.html

untuk masuk user: admin dan pass nya yang tadi kamu masukan.
tampilannya ini

3. Siap configurasi plugin shoutcast dan winamp (siap siaran)
Untuk setting nya masuk ke sini ajah yah . (sama ajah ko)

Sebagai catatan saja untuk dimasukin ke plugin dsp.
IP / domain = alamat server radio nya. Port. Password yang tadi dah dimasukin. User jika menggunakan ds versi baru. Kalau yang lama ga ada. :)

5 Hal yang Menyebabkan Loading Blog Berat/ Lama

Ada yang lebih penting daripada sekedar cara mengetahui kecepatan/ loading blog dan mengurangi loading/ berat blog, yaitu dengan mengetahui terlebih dahulu si akar penyebabmengapa sebuah blog bisa menjadi sangat berat loadingnya.
·         Terlalu Banyak Widget
Setiap widget memiliki ukuran tersendiri yang berkontribusi terhadap loading blog. Jika loading blog sobat terlalu berat, saatnya mengecek berapa banyak widget yang sobat gunakan, kemudian menyeleksi dan membuang widget yang tidak diperlukan.
·         Terlalu Banyak Gambar berukuran Besar
Apa template sobat menggunakan slideshow bergambar berukuran besar? Atau mungkin header sobat yang menggunakan gambar berkuran besar? Termasuk untuk posting sebuah postingan, hindarilah menggunakan gambar yang berukuran terlalu besar.
·         Bawaan Template/ CSS
Template/ CSS yang memiliki background gambar yang berukuran besar, apalagi banyak terdapat error/ bug struktur HTML turut mempengaruhi loading blog yang berat. Jika sobat ahli dalam bidang CSS tidak ada salahnya untuk melakukan modifikasi atau edit CSS agar loading blog dapat berkurang.
·         Terlalu Banyak Banner Iklan
Tujuannya mau ngeblog atau jadi ruang halaman iklan sih? Hehehe…. Iklan memang penting untuk mendulang dollar dari blog, tapi kita juga perlu selektif dalam memilih iklan sehingga tidak mengganggu visitor dan malah menjadikan loading blog menjadi sangat berat.
·         Terlalu Banyak Link Hidup
Kurangi penggunaan link hidup atau live link agar loading blog tidak terlalu berat. Penggunaan link hidup sebaiknya tidak lebih dari 100 live link agar tidak membuat blog loading terlalu lama.

Sekian dulu sobat postingan Penyebab Loading Blog menjadi Berat. Semoga artikel ini bermanfaat.

How to install Icecast

# Updates
# 06/22/11 – Updated guide to use the latest version of Icecast (2.3.2)

*Note – This does NOT work on 64 bit CentOS (x86_64); it will only install for 32 bit (i386). If you need to install on 64 bit, use the guide found here: http://support.cast-control.net/index.php?_m=knowledgebase&_a=viewarticle&kbarticleid=69. Once you got it installed, you can start from my Step #3 – Configuration. I tested their guide on my personal server and it worked perfectly.
Icecast Logo

Icecast Installation Guide for CentOS 5

I ran across a request from a customer recently asking me to install Icecast. I didn’t find any easy guides out there that had the entire process laid out. So, here is my contribution to the Internet. I hope one of you find this useful. With this guide, you can set it up in a mere 10 minutes.

#1 – First off, What is Icecast?

Per the official website (http://www.icecast.org): Icecast is free server software for streaming multimedia. In particular, icecast streams audio to listeners over the Internet, and is compatible with Nullsoft’s Shoutcast.

#2 – Installation

The first thing to do is install the dependencies that are needed run icecast:

1 yum install curl-devel libtheora-devel libvorbis-devel libxslt-devel speex-devel

Next, grab the SRPM:

1 rpm -ivh http://downloads.xiph.org/releases/icecast/icecast-2.3.2-0.src.rpm

****If you get the following error:

error: cannot create %sourcedir /usr/src/redhat/SOURCES

You will need to install the development dependencies:

1 yum groupinstall 'Development Tools'

Now build the binary package using the newly acquired specs:

1 rpmbuild -bb /usr/src/redhat/SPECS/icecast.spec

And then install the RPM:

1 rpm -ivh /usr/src/redhat/RPMS/i386/icecast-2.3.2-0.i386.rpm

#3 – Configuration

You need to modify the /etc/icecast.xml file and change the default passwords for the users: source, relay,  admin. The Icecast developers definitely have a sense of humor; The default passwords are ‘hackme’.

23 <authentication>
24      <!-- Sources log in with username 'source' -->
25      <source-password>NEW-PASSWORD</source-password>
26      <!-- Relays log in with username 'relay' -->
27      <relay-password>NEW-PASSWORD</relay-password>
28
29      <!-- Admin logs in with the username given below -->
30      <admin-user>admin</admin-user>
31      <admin-password>NEW-PASSWORD</admin-password>
32 </authentication>

You will have to change the user that the icecast service runs as. It cannot be initiated as root. It’s very picky and will give an error message:

1 [root ~]# ERROR: You should not run icecast2 as root

So simply change it to something else. The most intuitive solution would be to use ‘icecast’:

175 <changeowner>
176     <user>icecast</user>
177     <group>nogroup</group>
178 </changeowner>

And the last modification is to change the log directory from /usr/var/log/icecast to –> /var/log/icecast:

1 <logdir>/var/log/icecast</logdir>

#4 – Add user and log folder

Almost done. Now add the icecast user and create the log path we specified above:

1 mkdir /var/log/icecast
2 useradd icecast
3 chown icecast:icecast /var/log/icecast/

#5 – Run Icecast

This is it, the moment you’ve been waiting for:

1 su icecast -c 'icecast -c /etc/icecast.xml -b'

Make sure port 8000 is opened in your firewall. Now you can test it by accessing: http://yourdomain.com:8000. You will see a black screen:

Icecast status page

 

 

#6 – Add to system start up

You will want icecast to start when the server boots. Take the command to run the service (listed above) and place it in your:

1 /etc/rc.local

AAC+ ICE CAST WEB PLAYER

1.

<embed height=”20″ width=”260″ flashvars=”type=flv&autostart=true&file=http://IP:PORT/MOUNTPOINT%3Ftype%3D.flv” allowfullscreen=”false” quality=”high” wmode=”transparent” name=”streambaby” id=”streambaby” src=”http://www.nyit-nyit.net/player.swf” type=”application/x-shockwave-flash”/></embed>

2.

<html>
<head>
<title>    vinhostmedia</title>
<head></head>
<body>
<script type=’text/javascript’>
//<![CDATA[  /* No Right Click */
var isNS = (navigator.appName == "Netscape") ? 1 : 0;
if(navigator.appName == "Netscape") document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN||Event.MOUSEUP);
function mischandler(){
return false;}
function mousehandler(e){
var myevent = (isNS) ? e : event;
var eventbutton = (isNS) ? myevent.which : myevent.button;
if((eventbutton==2)||(eventbutton==3)) return false;}
document.oncontextmenu = mischandler;
document.onmousedown = mousehandler;
document.onmouseup = mousehandler;
//]]>
</script>

<script type=’text/javascript’ src=’zswfobject.js’></script>
<div id=’preview’ align=’center’> Anda harus install flash player untuk mendengarkan vinfm streaming  <a href=”http://get.adobe.com/flashplayer/” target=”_blank”>di sini</a> untuk download </div>

<script type=’text/javascript’>
var s1 = new SWFObject(‘zplayer.swf’,'ply’,’400′,’100′,’9′);
s1.addParam(‘allowfullscreen’,'false’);
s1.addParam(‘allowscriptaccess’,'always’);
s1.addParam(“menu”,”false”);
s1.addParam(‘flashvars’,'file=http://ip:port/mountpoint%3Ftype%3D.flv&plugins=spectrumvisualizer-1&controlbar=bottom&backcolor=000000&frontcolor=FFD100&lightcolor=ff0000&screencolor=121212&wmode=transparent&logo=none&streamer=&autostart=true&volume=100&skin=zskin.swf’);
s1.write(‘preview’);
</script>

</body>
</html>
<!– Hosting24 Analytics Code –>
<script type=”text/javascript” src=”http://stats.hosting24.com/count.php”></script>
<!– End Of Analytics Code –>

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates